Laba Bersih ABM Investama Melonjak 141,4% pada 9M 2026

Berita Terbaru2 hours ago

JAKARTA — PT ABM Investama Tbk mencatatkan peningkatan kinerja keuangan selama sembilan bulan pertama 2026. Laba bersih perseroan tumbuh 141,4% secara tahunan atau year-on-year (YoY), didukung peningkatan produktivitas operasional, pengendalian biaya, serta kondisi cuaca yang lebih mendukung kegiatan kontraktor pertambangan.

Kinerja tersebut tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 30 September 2026. Selain pertumbuhan laba bersih, perseroan juga membukukan kenaikan last twelve months (LTM) Adjusted EBITDA sebesar 42,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan kinerja ini sejalan dengan upaya perusahaan memaksimalkan hasil operasional di tengah perubahan regulasi dan dinamika industri pertambangan. ABM Investama juga terus menerapkan pengendalian biaya secara disiplin di seluruh entitas anak untuk menjaga profitabilitas.

Produktivitas Kontraktor Pertambangan Meningkat

Bisnis kontraktor pertambangan menjadi salah satu penopang kinerja operasional perseroan pada kuartal III 2026. Pencapaian tersebut didukung aktivitas operasional yang solid dan kondisi cuaca lebih kering di sejumlah wilayah kerja.

Selama periode Januari hingga September 2026, jumlah jam hujan di lokasi operasional bisnis kontraktor pertambangan ABM Investama tercatat 30% lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Berkurangnya waktu hujan memberikan ruang lebih besar bagi kegiatan operasional untuk berjalan. Kondisi tersebut turut mendukung peningkatan sejumlah indikator utama, terutama produktivitas pada bisnis kontraktor pertambangan.

Kinerja Keselamatan Ikut Mengalami Perbaikan

Selain produktivitas, perseroan juga mencatat perkembangan positif dalam aspek keselamatan kerja. Total insiden di lokasi operasional kontraktor pertambangan turun 25% secara tahunan selama kuartal III 2026.

Penurunan tersebut menjadi salah satu indikator perbaikan kinerja keselamatan di lingkungan operasional. Aspek keselamatan tetap menjadi perhatian penting bagi perusahaan pertambangan karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan kegiatan produksi dan perlindungan tenaga kerja.

Laba Bersih Tumbuh di Tengah Dinamika Industri

Kombinasi peningkatan produktivitas, kondisi cuaca yang lebih mendukung, serta pengendalian biaya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kinerja keuangan ABM Investama.

Kenaikan LTM Adjusted EBITDA sebesar 42,4% dan laba bersih 141,4% menunjukkan perkembangan positif profitabilitas perseroan selama periode pelaporan.

Ke depan, kemampuan menjaga produktivitas, keselamatan kerja, dan efisiensi operasional akan menjadi faktor penting bagi ABM Investama dalam menghadapi dinamika industri pertambangan serta mempertahankan pertumbuhan bisnis.

Leave a reply

Categories

Post on Google News

Loading Next Post...
Follow
Search
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...