Pertamina Siagakan 52 SPBU 24 Jam Atasi Antrean BBM Bali

Berita Terbaru15 hours ago

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menyiagakan 52 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang beroperasi selama 24 jam di Bali. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi antrean panjang BBM yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, khususnya di Denpasar, sekaligus menjaga kelancaran pasokan bagi masyarakat dan wisatawan.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan daftar SPBU yang beroperasi sepanjang hari akan diperbarui secara berkala sesuai kondisi di lapangan. Pertamina juga menyesuaikan jumlah personel untuk mendukung operasional tanpa mengabaikan keselamatan dan kondisi kerja petugas.

Selain memperpanjang jam pelayanan, Pertamina mengerahkan kapal tanker untuk menambah pasokan BBM ke Bali. Pengiriman pada 7 dan 11 Oktober 2026 membawa 18.000 kiloliter Pertalite serta 2.500 kiloliter Pertamax ke Terminal BBM Manggis.

Pasokan tambahan sebesar 26.200 kiloliter BBM juga dijadwalkan tiba secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober. Pengiriman tersebut ditujukan ke Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem.

Penambahan pasokan menjadi perhatian karena konsumsi Pertalite di Bali rata-rata mencapai sekitar 2.200 kiloliter per hari. Kelancaran distribusi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan masyarakat, kegiatan usaha, dan mobilitas wisatawan.

Berdasarkan data per Maret 2026, Bali memiliki 214 SPBU, empat SPBU Nelayan, 146 Pertashop, serta 20 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE). Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dari jaringan distribusi energi di Pulau Dewata.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas antrean BBM yang mengganggu aktivitas warga. Ia menegaskan bahwa kendala teknis distribusi maupun peningkatan konsumsi tidak dapat menjadi alasan untuk mengabaikan dampak yang dirasakan masyarakat.

Pertamina bersama Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan langkah penanganan untuk mempercepat pemulihan distribusi. Pengoperasian SPBU selama 24 jam dan penambahan pasokan diharapkan membantu mengurangi antrean serta menjaga ketersediaan BBM di berbagai wilayah Bali.

Leave a reply

Previous Post

Next Post

Loading Next Post...
Follow
Search
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...