
Di tempat di mana serat optik dan satelit tidak mampu memenuhi kebutuhan, Mimosa menghadirkan broadband yang dapat diskalakan di seluruh wilayah terpencil Indonesia.
Mimosa Networks, pemimpin dalam solusi broadband nirkabel tetap, hari ini mengumumkan keberhasilan penerapan solusi backhaul point-to-point bersama Asia Quattro Net (AQN) dan Telkomsel, penyedia telekomunikasi terbesar di Indonesia, untuk menghadirkan konektivitas yang andal di wilayah terpencil dan kurang terlayani.
Geografi unik Indonesia—yang mencakup lebih dari 16.000 pulau—secara historis membuat penerapan infrastruktur tradisional menjadi mahal dan kompleks. Banyak wilayah terpencil mengandalkan backhaul satelit, yang mengakibatkan biaya operasional tinggi dan kinerja yang terbatas.
Untuk mengatasi tantangan ini, Telkomsel, AQN, dan Mimosa menggantikan satelit dengan jaringan darat berkapasitas tinggi yang dirancang untuk kinerja dan skalabilitas. Solusi ini memberikan beberapa manfaat utama, termasuk mengurangi ketergantungan pada satelit, menurunkan latensi, mempercepat waktu penerapan, dan meningkatkan skalabilitas untuk ekspansi jaringan di masa depan.
Dengan jangkauan hingga 17 kilometer di atas perairan, penerapan ini menghasilkan throughput hingga 139 Mbps. Dampaknya langsung terlihat dan terukur, dengan kecepatan unduh pengguna meningkat dari hanya 2,56 Mbps menjadi lebih dari 50 Mbps, membuka pengalaman broadband yang jauh lebih baik.
“Sebagai penyedia telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, Telkomsel terus mendukung transformasi digital nasional dengan jaringan 4G yang mencakup 97% populasi dan menjadi pelopor layanan 5G paling maju dan luas di negara ini. Dengan dukungan solusi point-to-point dari Mimosa, kami dapat secara signifikan meningkatkan kinerja jaringan di wilayah terpencil dan kurang terlayani sambil mengurangi biaya operasional,” kata Deni Kurniawan, Wakil Presiden Network Strategic Collaboration and Settlement di Telkomsel.
“Penerapan ini mencerminkan kekuatan AQN dalam arsitektur solusi menyeluruh dan pelaksanaannya. Bersama Mimosa sebagai pemilik teknologi, melalui desain solusi yang kuat, implementasi lapangan yang tepat, dan pelaksanaan proyek yang disiplin, kami menghadirkan jaringan backhaul berkinerja tinggi yang memenuhi kebutuhan operasional dan kualitas layanan Telkomsel di beberapa lingkungan paling menantang di Indonesia. Bersama Telkomsel dan Mimosa, AQN memastikan bahwa tantangan konektivitas tidak boleh membatasi akses digital,” kata Astrida Wishnuwardani, CTO Asia Quattro Net (AQN).
“Mimosa memungkinkan operator untuk memikirkan kembali apa yang mungkin dilakukan di lingkungan yang paling menantang,” kata Jim Nevelle, General Manager dan SVP Mimosa Networks. “Penerapan ini membuktikan bahwa nirkabel tetap bukan sekadar alternatif—melainkan solusi berkinerja tinggi yang dapat diskalakan dan mampu menggantikan infrastruktur lama seperti satelit serta memperluas broadband yang andal hingga ke wilayah paling terpencil.”
Tentang Mimosa Networks
Mimosa Networks, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Radisys (Reliance Jio Platforms), adalah pemimpin dalam solusi broadband nirkabel tetap generasi berikutnya yang menghadirkan kecepatan setara serat optik dengan biaya yang jauh lebih rendah. Radio kelas operator Mimosa yang kuat digunakan oleh penyedia layanan di seluruh dunia untuk menghubungkan komunitas, bisnis, dan rumah tangga—menjembatani kesenjangan digital melalui solusi yang andal dan hemat biaya.
Mimosa® adalah merek dagang terdaftar dari Mimosa Networks, Inc. di Amerika Serikat dan/atau negara lainnya. Seluruh hak dilindungi. Semua nama perusahaan atau produk lain yang disebutkan di sini adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari pemilik masing-masing.
©2026 Mimosa Networks, Inc. – Informasi yang disediakan dalam siaran pers ini akurat pada saat publikasi dan dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Kontak Media:
Rochelle Fuji / rfuji@radisys.com
Rochelle Fuji
Mimosa Networks, Inc.
+1 408-429-0789
Email kami di sini
Kunjungi kami di media sosial:
LinkedIn
Facebook
YouTube
Penafian Hukum:
BeritaWire menerbitkan konten ini berdasarkan prinsip “sebagaimana adanya” (as is) semata-mata untuk tujuan informasional, dan tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan, validitas, kelengkapan, legalitas, keandalan, atau ketersediaan informasi, gambar, video, maupun materi eksternal yang termuat dalam artikel ini. BeritaWire tidak memikul tanggung jawab atau kewajiban atas segala kesalahan, kelalaian, klaim, atau kerugian yang timbul akibat penggunaan konten ini. Segala opini, pernyataan, atau klaim yang diungkapkan dalam artikel ini sepenuhnya merupakan milik penulis atau pihak yang mengirimkannya. Untuk keluhan, koreksi, atau hal-hal terkait hak cipta, silakan hubungi penulis atau sumber yang dirujuk di atas.


