International Security Alliance Menyelenggarakan Workshop di Singapura untuk Memperkuat Kerja Sama Global Melawan Penipuan

International Security Alliance Menyelenggarakan Workshop di Singapura untuk Memperkuat Kerja Sama Global Melawan Penipuan - BeritaWire.com

International Security Alliance (ISA), yang diwakili oleh Kementerian Dalam Negeri Uni Emirat Arab dan berkoordinasi dengan Republik Singapura serta Republik Prancis, berhasil menyelesaikan workshop “United Against Fraud” di Singapura sebagai bagian dari Konferensi Anti-Penipuan 2026, yang berlangsung pada 11 hingga 13 Mei.

Workshop tersebut mempertemukan perwakilan senior penegak hukum, mitra internasional, para ahli, dan pemangku kepentingan sektor swasta untuk mengatasi ancaman yang semakin meningkat dari penipuan berbasis siber dan penipuan keuangan, yang kini menjadi semakin canggih, lintas negara, dan sulit ditangani hanya melalui upaya nasional yang terpisah. Kegiatan ini juga memperkuat pentingnya kerja sama berkelanjutan antara Negara Anggota ASEAN, negara anggota ISA, dan mitra internasional utama dalam perjuangan kolektif melawan penipuan.

Workshop dibuka oleh H.E. Goh Pei Ming, Menteri Negara untuk Urusan Dalam Negeri serta Pembangunan Sosial dan Keluarga, yang menekankan pentingnya upaya Uni Emirat Arab dalam memimpin aliansi internasional ini untuk menangani kejahatan yang terus meningkat tersebut.

Program selama tiga hari tersebut disusun berdasarkan tiga pilar tematik: Stronger Through Partnership, A Global Network, A Shared Mission, dan Transforming Through Technology. Diskusi difokuskan pada penguatan kerja sama operasional, peningkatan mekanisme berbagi intelijen, serta pembahasan studi kasus operasional dan praktik terbaik, termasuk pengalaman dari Uni Emirat Arab yang telah memainkan peran utama dalam mengoordinasikan operasi internasional melawan jaringan penipuan.

Program pelatihan khusus dalam memerangi penipuan juga diselenggarakan selama workshop, yang bertujuan memperkuat kemitraan dengan unit kejahatan siber dan anti-penipuan, meningkatkan saluran komunikasi dengan sektor swasta yang terspesialisasi, serta mendukung penerapan teknologi modern dalam memerangi penipuan elektronik.

Workshop ini juga menjadi platform penting untuk memajukan persiapan bagi Operation Confrontation Ghosts, operasi internasional anti-penipuan dan anti-scam yang dipimpin Uni Emirat Arab dan dijadwalkan berlangsung pada musim panas ini dengan kemungkinan perpanjangan. Operasi ini akan melibatkan negara-negara mitra ISA, lembaga penegak hukum, dan pemangku kepentingan sektor swasta untuk memperkuat pertukaran intelijen secara real-time, mengganggu jaringan kriminal, dan merespons ancaman termasuk transaksi tidak sah, penipuan mata uang, dan penipuan media sosial.

Letnan Kolonel Saeed Alkaabi, Direktur Departemen Kerja Sama Internasional di Kementerian Dalam Negeri Uni Emirat Arab, mengatakan: “Ancaman yang kita hadapi saat ini bersifat global, bergerak cepat, dan semakin kompleks. Tidak ada satu negara pun yang dapat menghadapinya sendirian. Melalui International Security Alliance, dan di bawah kepemimpinan Uni Emirat Arab, kami mengubah kerja sama internasional menjadi tindakan nyata. Operation Confrontation Ghosts yang akan datang, yang diumumkan selama workshop, akan menjadi demonstrasi nyata tentang apa yang dapat dicapai ketika para mitra bekerja bersama dengan kepercayaan, kecepatan, dan tujuan bersama.”

Selain Letnan Kolonel Alkaabi, workshop ini juga menghadirkan pembicara dan tamu terkemuka, termasuk H.E. Edwin Tong SC, Menteri Hukum dan Menteri Kedua Urusan Dalam Negeri Singapura, serta H.E. Stephen Marchisio, Duta Besar Prancis untuk Singapura.

Acara ini mencatat partisipasi internasional yang luas, dengan kehadiran dari 25 negara dan 73 perusahaan teknologi global terkemuka yang mengkhususkan diri dalam keamanan siber dan analisis data, termasuk Chainalysis, TRM Labs, Elliptic, Merkle Science, dan Uppsala Security. Negara anggota ISA yang diwakili melalui Kementerian Dalam Negeri Uni Emirat Arab meliputi Republik Singapura, Republik Prancis, Kerajaan Bahrain, Kerajaan Maroko, Kerajaan Spanyol, Republik Italia, Kerajaan Belanda, Republik Federatif Brasil, Republik Slovakia, dan Republik Senegal. Negara peserta tambahan termasuk Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Rwanda, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Australia, Kazakhstan, Amerika Serikat, Türkiye, Inggris, dan Hong Kong.

Didirikan pada tahun 2017 di bawah kepemimpinan Kementerian Dalam Negeri Uni Emirat Arab, International Security Alliance adalah kelompok kerja global yang didedikasikan untuk memperkuat kerja sama, berbagi pengetahuan, dan kemitraan strategis antarnegara anggota dalam menghadapi tantangan keamanan bersama. Aliansi ini berfokus pada ancaman termasuk kejahatan terorganisir lintas negara, keamanan perbatasan, radikalisasi, dan ekstremisme kekerasan, sambil mempromosikan model keterlibatan strategis dan kolaborasi operasional yang seimbang.

Workshop “United Against Fraud” ditutup dengan pesan bersama yang kuat: penipuan bukanlah kejahatan keuangan yang terisolasi, melainkan tantangan keamanan global yang besar yang membutuhkan respons terkoordinasi, berkelanjutan, dan berorientasi ke masa depan. Melalui penguatan kemitraan, penyelarasan operasional, dan kerja sama praktis, workshop ini telah meletakkan dasar bagi kolaborasi internasional yang lebih mendalam dan dampak yang terukur dalam perjuangan global melawan penipuan.

International Security Alliance
Kementerian Dalam Negeri Uni Emirat Arab

Penafian Hukum:
BeritaWire menerbitkan konten ini berdasarkan prinsip “sebagaimana adanya” (as is) semata-mata untuk tujuan informasional, dan tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan, validitas, kelengkapan, legalitas, keandalan, atau ketersediaan informasi, gambar, video, maupun materi eksternal yang termuat dalam artikel ini. BeritaWire tidak memikul tanggung jawab atau kewajiban atas segala kesalahan, kelalaian, klaim, atau kerugian yang timbul akibat penggunaan konten ini. Segala opini, pernyataan, atau klaim yang diungkapkan dalam artikel ini sepenuhnya merupakan milik penulis atau pihak yang mengirimkannya. Untuk keluhan, koreksi, atau hal-hal terkait hak cipta, silakan hubungi penulis atau sumber yang dirujuk di atas.

Leave a reply

Recent Comments

No comments to show.
Join Us
  • Facebook38.5K
  • X Network32.1K
  • Behance56.2K
  • Instagram18.9K

Stay Informed With the Latest & Most Important News

[mc4wp_form id=314]
Categories

Advertisement

Loading Next Post...
Follow
Search
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...